Struktur Dan Fungsi Cpu
Nama
: Yessica Amanda octafianti
A. Struktur
Cpu .
Ø Pengertian
cpu
CPU
merupakan singkatan dari
Central Prosessor Unit
yang sering diartikan
oleh manusia sebagai tubuh
maupun dari otak
sikomputer. Selain dapat
mengolah berbagai hitungan Aritmatika, CPU
juga dapat mengolah
data-data yang telah masuk kedalam
komputer dan menyimpannya kedalam
Hardisk maupun alat
penyimpanan lainnya melalui
perintah prosessor yang ada di CPU. CPU sendiri terbuat dari lempengan
yang berbahan silicon yang terdiri atas
10 juta transitor
yang biasa disebut
“chip”. Perkembangan CPU
dari waktu ke waktu
semakin meningkat. Awal
munculnya processor, yakni
hadir dengan
microprocessornya yang di
buat oleh INTEL,
satu-satunya produsen pada
masa itu untuk pembuatan processor.
Namun, sekarang ini
sudah banyak perusahaan-perusahaan yang membuat processor.
Ø Pengertian
control unit
Unit kontrol
(bahasa Inggris: Control
Unit – CU)
adalah salah satu
bagian dari CPU
yang bertugas untuk memberikan
arahan / kendali
/ kontrol terhadap
operasi yang dilakukan
di bagian ALU (Arithmetic
Logical Unit) di
dalam CPU tersebut.
Output dari CU
ini akan mengatur aktivitas dari
bagian lainnya dari perangkat CPU tersebut. Pada awal-awal desain komputer, CU
diimplementasikan sebagai ad-hoc logic yang susah untuk didesain. Sekarang,
CU diimplementasikan sebagai
sebuah microprogram yang
disimpan di dalam
tempat penyimpanan kontrol (control store).
Ø Pengertian
Alu
ALU (Arithmetic and
Logic Unit), CU (Control Unit), Register, dan interkoneksinya. ALU merupakan
bagian pengolah bilangan biner dari sebuah prosesor. ALU bertugas melakukan
operasi-operasi aritmatika dan
logika sesuai dengan
instruksi yang diberikan.
ALU juga merupakan salah satu
bagian yang terpenting. Unit aritmetik logika (ALU) terdiri dari sirkuit
elektronik yang membuatnya
mampu melaksanakan operasi
aritmatika dan logika.
Ia mengeksekusi instruksi dan
melakukan perhitungan (tambah,
kali, kurang, dan
bagi) dan perbandingan. ALU
bekerja dengan register
yang berbeda untuk
menyimpan data atau informasi tentang
tindakan terakhir yang
dilakukan oleh unit
logika. ALU mampu membandingkan huruf, angka, atau
karakter khusus. Komponen dari rangkaian logika pada ALU adalah
gerbanggerbang logika AND, OR,
XOR, dan NOT
yang dihubungkan pada multiplexer. Selain
itu juga terdapat
juga operasi shifter
yang komponen dasarnya
adalah multiplexer. Komponen ALU mendapatkan masukan data dari register
dan sinyal kontrol dari CU. Untuk operasi
ALU dengan dua
masukan, diperlukan dua
register 8-bit: ACC (accumulator) untuk masukan pertama dan
temp (register sementara) untuk masukan kedua. Hasil dari
operasi ALU ini
adalah data 8-bit
yang kemudian diteruskan
ke register untuk menyimpan hasil
operasi ini. Selain
itu juga dihasilkan
flag atau bit
status. Flag ini
akan diteruskan ke register
yang menyimpan flag
hasil dari operasi
ALU. Untuk mempercepat pemrosesan data
di dalam prosesor,
selain CU dan
ALU, prosesor juga
membutuhkan memori dengan kecepatan
yang sama dengan
prosesor. Memori khusus
yang diimplementasikan pada prosesor
ini disebut register.
Komponen utama penyusun
register adalah flip-flop.
Ø Pengertian
Register
Bagian CPU
berikutnya adalah register.
Register merupakan perangkat
memori sementara yang menyimpan
data. Register membantu
CPU dalam melaksanakan
instruksi. Mereka dikelola oleh
unit kontrol. Register berfungsi untuk tempat penyimpanan yang berisi data dan
informasi lainnya yang
sering dibutuhkan ketika
sebuah program sedang
berjalan. Register dimaksudkan
untuk dapat diakses dengan sangat cepat. Yang termasuk register di antaranya
adalah register uji dan instruksi. Register instruksi berisi instruksi CPU
sedangkan register uji dimaksudkan untuk menyimpan hasil kerja yang dilakukan
oleh CPU.
B. Alu
Ø Fungsi
Alu
untuk melakukan suatu proses data yang
berbentuk angka dan logika, seperti data matematika dan statistika. ALU terdiri
dari register-register untuk menyimpan informasi. Tugas utama dari ALU adalah
melakukan perhitungan aritmatika (matematika) dan melakukan keputusan dari
operasi sesuai dengan instruksi program yaitu operasi logika (logical
operation). Sirkuit yang digunakan oleh
ALU ini disebut dengana dder karena Adder
digunakan untuk memproses operasi aritmetika, maka Adder juga sering
disebut rangkaian kombinasional aritmetika. Ada 3 jenis Adder yaitu:
Rangkaian
Adder yang hanya menjumlahkan dua bit
disebut Half Adder.
Rangkaian
Adder yang menjumlahkan tiga bit disebut
Full Adder.
Rangkaian
Adder yang menjumlahkan banyak bit disebut paralel Adder.
Ø Cara
Kerja Alu
ALU
akan bekerja setelah mendapat perintah dari Control Unit yang terletak pada
processor. Control Unit akan memberi perintah sesuai dengan komando yang
tertulis(terdapat) pada register. Jika isi register memberi perintah untuk
melakukan proses penjumlahan, maka PC akan menyuruh ALU untuk melakukan proses
penjumlahan. Selain perintah, register pun berisikan operand-operand. Setelah
proses ALU selesai, hasil yang terbentuk adalah sebuah register yang berisi
hasil atau suatu perintah lainnya. Selain register, ALU pun mengeluarkan suatu
flag yang berfungsi untuk memberi tahu kepada kita tentang kondisi suatu
processor seperti apakah processor mengalami overflow atau tidak.
Perhitungan
pada ALU adalah bentuk bilangan integer yang direpresentasikan dengan bilangan
biner. Namun, untuk saat ini, ALU dapat mengerjakan bilangan floating point
atau bilangan berkoma, tentu saja dipresentasikan dengan bentuk bilangan biner.
ALU mendapatkan data (operand, operator, dan instruksi) yang akan disimpan
dalam register. Kemudian data tersebut diolah dengan aturan dan sistem tertentu
berdasarkan perintah control unit. Setelah proses ALU dikerjakan, output akan
disimpan dalam register yang dapat berupa sebuah data atau sebuah instruksi.
Selain itu, bentuk output yang dihasilkan oleh ALU berupa flag signal. Flag
signal ini adalah penanda status dari sebuah CPU. Bilangan integer (bulat)
tidak dikenal oleh komputer dengan basis 10. Agar komputer mengenal bilangan
integer, maka para ahli komputer mengkonversi basis 10 menjadi basis 2. Seperti
kita ketahui, bahwa bilangan berbasis 2 hanya terdiri atas 1 dan 0. Angka 1 dan
0 melambangkan bahwa 1 menyatakan adanya arus listrik dan 0 tidak ada arus
listrik. Namun, untuk bilangan negatif, computer tidak mengenal simbol (-).
Komputer hanya mengenal simbol 1 dan 0. Untuk mengenali bilangan negatif, maka
digunakan suatu metode yang disebut dengan Sign Magnitude Representation. Metode
ini menggunakan simbol 1 pada bagian paling kiri (most significant) bit. Jika
terdapat angka 18 = (00010010)b, maka -18 adalah (10010010)b. Akan tetapi,
penggunaan sign-magnitude memiliki 2 kelemahan. Yang pertama adalah terdaptnya
-0 pada sign magnitude[0=(00000000)b; -0=(10000000)b]. Seperti kita ketahui,
angka 0 tidak memiliki nilai negatif sehingga secara logika, sign-magnitude
tidak dapat melakukan perhitungan aritmatika secara matematis. Yang kedua
adalah, tidak adanya alat atau software satupun yang dapat mendeteksi suatu bit
bernilai satu atau nol karena sangat sulit untuk membuat alat seperti itu. Oleh
karena itu, penggunaan sign magnitude pada bilangan negatif tidak digunakan,
akan tetapi diganti dengan metode 2′s complement. Metode 2′s complement adalah
metode yang digunakan untuk merepresentasikan bilangan negatif pada komputer.
C. Control
unit
Ø Fungsi
control unit
·
Mengatur dan mengontrol peralatan dari
input dan output.
·
Mengambil perintah-perintah dari memori utama.
·
Mengambil data dari memori utama kalau
diperlukan oleh proses.
·
Mengirim instruksi ke ALU ketika ada
proses yang bersifat perhitungan aritmatika atau perbandingan.
·
Menyimpan hasil proses kedalam memori
utama.
·
logika serta mengawasi kerja.
D. Register
Internal (Program Counter, Accumulator, Index Register, Stack Pointer)
Ø REGISTER
merupakan alat penyimpanan kecil yang
mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk
menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses, sementara data dan instruksi
lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori
utama. Setiap register dapat menyimpan satu bilangan hingga mencapai jumlah
maksimum tertentu tergantung pada ukurannya. Register-register dapat dibaca dan
ditulis dengan kecepatan tinggi karena berada pada CPU.
Ø Program
counter
adalah register yang digunakan untuk menyimpan
alamat lokasi dari memori utama yang berisi instruksi yang sedang diproses.
Selama pemrosesan instruksi oleh CPU, isi dari PC diubah menjadi alamat dari
memori utama yang berisi instruksi berikutnya yang mendapat giliran akan
diproses, sehingga bila pemrosesan sebuah instruksi selesai maka jejak
instruksi selanjutnya di memori utama dapat dengan mudah didapatkan.
Ø Accumulator
adalah register yang dapat digunakan untuk
aritmatika, logis, pergeseran, memutar, atau lainnya operasi serupa. Komputer
pertama biasanya hanya memiliki satu akumulator. Banyak kali ada terkait
register tujuan khusus yang berisi data sumber untuk akumulator. Akumulator
digantikan dengan register data dan register tujuan umum. Akumulator muncul
kembali di mikroprosesor pertama. Intel 8086/80286: satu kata (16 bit)
akumulator; bernama AX (byte urutan tinggi dari Register AX bernama AH dan byte
orde rendah dari register AX bernama AL) Intel 80386: satu doubleword (32 bit)
akumulator; bernama EAX (kata urutan rendah menggunakan nama yang sama sebagai
akumulator pada Intel 8086 dan 80286 [AX] dan rendah ketertiban dan urutan
tinggi byte dari kata-kata urutan rendah dari empat register menggunakan nama
sama dengan akumulator pada Intel 8086 dan 80286 [AH dan AL])
Ø Indek
register
adalah
Register yang dipakai untuk melakukan operasi string dan sering digunakan untuk menulis dan membaca ke atau dari memory
seperti halnya BX dan BP(Base Pointer), yang terdiri dari register. 1. SI (Source Index) Dipakai sebagai pointer
atau tempat penyimpan data. Registerini sering
dipakai sebagai pointer untuk menunjuk sebuah item (indexing) dalam satu kesatuan data. Pada operasi string, SI
dipakai untuk menunjuk ke byte atau word
dalam sebuah source string. 2. DI
(Destination Index) Dipakai sebagai pointer atau tempat penyimpanan
data. Sering dipakai sebagai pointer
untuk menunjuk sebuah item (indexing) dalam satu kesatuan data. Pada operasi string, DI dipakai untuk
menunjuk ke byte atau word dalam sebuah destination string.
Ø Stack
pointer
adalah register yang
memiliki fungsi operasi Push & Pop, Operasi push menambah bagian atas
daftar, menyembunyikan semua item yang sudah di stack, atau menginisialisasi
stack jika kosong. Operasi pop menghapus item dari bagian atas daftar, dan
mengembalikan nilai ini ke pemanggil.Sebuah pop mengungkapkan baik yang
sebelumnya telah tersembunyi, atau hasil dalam daftar kosong.
DAFTAR PUSAKA
anggraini, D. c. (201, januari 13). PENGERTIAN,
FUNGSI DAN CARA KERJA ALU ( ARITHMETIC LOGICAL UNIT ). Retrieved from
http://mbahasilmu.blogspot.co.id/2016/05/pengertian-fungsi-dan-cara-kerja-alu.html
anggraini, d. c.
(2017, januari 13). FUNGSI CONTROL UNIT DALAM CPU. Retrieved from
http://mbahasilmu.blogspot.co.id/2016/06/fungsi-control-unit-dalam-cpu.htm
mahmudi, a. i.
(2017, januari 13). Struktur CPU Fungsi CPU (ALU, Control Unit, Register).
Retrieved from https://mahmudiuye.blogspot.co.id/2015/04/struktur-cpu-fungsi-cpu-alu-control.html
random. (2016,
januari 15). REGISTER INTERNAL (PROGRAM COUNTER ACCUMULATOR INDEX REGISTER
STACK POINTER). Retrieved from
https://putridede.wordpress.com/2016/01/15/register-internal-program-counter-accumulator-index-register-stack-pointer/
Profil
:
Ø Nama
: Yessica Amanda Octafianti
Ø Sekolah
: Smk Islam 1 Blitar
Ø Motto : education does not
guarantee us success on the day tomorrow,
but
without the sort of education we are not anything at all
Tidak ada komentar:
Posting Komentar