Kamis, 19 Januari 2017

Mode dan Format Pengalamatan
Yessica Amanda octafianti
MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN
1. INHERENT
Dalam mode pengalamatan inherent, semua informasi yang dibutuhkan untuk operasi telah diketahui otomatis oleh CPU, dan tidak dibutuhkan operan eksternal dari memori atau dari program. Operan yang digunakan hanyalah register internal dari CPU atau data dalam stack. Karena itu operasi ini hanyalah terdiri dari satu byte instruksi.
2.  IMMEDIATE
Dalam mode pengalamatan immediate, operan terkandung di dalam byte yang langsung mengikuti kode operasi. Mode ini digunakan saat suatu harga atau konstanta diketahui saat program dibuat dan tidak akan dirubah selama eksekusi program. Operasi dengan mode ini membutuhkan dua byte instruksi, satu untuk kode operasi dan satu lagi untuk data byte.
3. DIRECTION
Mode pengalamatan direct mirip dengan mode pengalamatan extended kecuali bahwa upper byte dari alamat operan selalu dianggap $00. Karena itu, hanya lower-byte dari operan yang diperlukan untuk dimasukkan dalam instruksi. Pengalamatan direct menyebabkan efisiensi alamat dalam 256 byte pertama dalam memori. Area ini dinamakan dengan direct page dan mengandung on-chip RAM dan register I/O. Pengalamatan direct ini efisien bagi memori program dan waktu eksekusi. Dalam mode ini instruksi terdiri dari dua byte, satu untuk kode operasi dan satu lagi untuk alamat operan. (Sekolah)
4. EXTENDED
Pengalamatan extended ini dapat digunakan untuk mengakses semua lokasi dalam memori mikrokontroler termasuk I/O, RAM, ROM, dan EPROM. Karena itu operasi ini membutuhkan tiga byte, satu untuk kode operasi, dan dua untuk alamat dari operan.Contoh : 0200 C6 03 65 LDA $0365
Pertama CPU akan membaca kode operasi C6, kemudian CPU akan membaca $03 dari lokasi memori $0201 dan diterjemahkan sebagai alamat highorder. Setelah itu CPU membaca $65 dari lokasi $0202 dan diterjemahkan sebagai low-order dari alamat. Terakhir, CPU membangun alamat lengkap $0365 dan meletakkannya dalam bus alamat dan kemudian melakukan operasi read.  Instruksi-instruksi Mode Pengalamatan extended, antara lain: ADC, ADD, AND, BIT; CMP, CPX, EOR, JMP; JSR, LDA, LDX, ORA; SBC, STA, STX, SUB. (Haryanto, 2013)
5. INDEXED
Index Sequential Search Index adalah struktur data yang mengatur record data pada disk untuk mengoptimalkan beberapa jenis operasi pengambilan (retrieval) tertentu. (Astuti, 2015)
6. Mnemonic, Operation, Machine Code, Addressing Mode
Kode operasi (opcode) direpresentasi kan dengan singkatan – singkatan, yang disebut mnemonic.
                      Mnemonic mengindikasikan suatu operasi bagi CPU.
Contoh mnemonic adalah :
–     ADD = penambahan
–     SUB = substract (pengurangan)
–     LOAD = muatkan data ke memori
Setiap opcode simbolik memiliki representasi biner yang tetap dan programer  dapat menetapkan lokasi masing – masing operand
6. ADDRESSING MODE
Mode pengalamatan adalah bagaimana cara menunjuk dan  mengalamati suatu lokasi memori pada  sebuah alamat di mana operand akan diambil. Mode pengalamatan diterapkan pada set instruksi, dimana pada umumnya instruksi terdiri dari opcode (kode operasi) dan alamat. Setiap mode pengalamatan memberikan fleksibilitas khusus yang sangat penting. Mode pengalamatan ini meliputi direct addressing, indirect addressing, dan immediate addressing.
1. Direct Addresing
Dalam mode pengalamatan direct addressing, harga yang akan dipakai diambil langsung dalam alamat memori lain. Contohnya: MOV A,30h. Dalam instruksi ini akan dibaca data dari RAM internal dengan alamat 30h dan kemudian disimpan dalam akumulator. Mode pengalamatan ini cukup cepat, meskipun harga yang didapat tidak langsung seperti immediate, namun cukup cepat karena disimpan dalam RAM internal. Demikian pula akan lebih mudah menggunakan mode ini daripada mode immediate karena harga yang didapat bisa dari lokasi memori yang mungkin variabel.
      Kelebihan dan kekurangan dari Direct Addresing antara lain :
  Kelebihan
      •         Field alamat berisi efektif address sebuah operand
  Kelemahan
•         Keterbatasan field alamat karena panjang field alamat biasanya lebih    kecil   dibandingkan panjang word
2. Indirect Addresing
Mode pengalamatan indirect addressing sangat berguna karena dapat memberikan fleksibilitas tinggi dalam mengalamati suatu harga. Mode ini pula satu-satunya cara untuk mengakses 128 byte lebih dari RAM internal pada keluarga 8052. Contoh: MOV A,@R0. Dalam instruksi tersebut, 89C51 akan mengambil harga yang berada pada alamat memori yang ditunjukkan oleh isi dari R0 dan kemudian mengisikannya ke akumulator. Mode pengalamatan indirect addressing selalu merujuk pada RAM internal dan tidak pernah merujuk pada SFR. Karena itu, menggunakan mode ini untuk mengalamati alamat lebih dari 7Fh hanya digunakan untuk keluarga 8052 yang memiliki 256 byte spasi RAM internal.
  Kelebihan dan kekurangan dari Indirect Addresing antara lain :
  Kelebihan
•         Ruang bagi alamat menjadi besar sehingga semakin banyak alamat yang dapat referensi
  Kekurangan
•     Diperlukan referensi memori ganda dalam satu fetch sehinggamemperlambat preoses operasi (Ramadhan, 2015)
Listing alamat, mnemonic, kode mesin(OpCode), dan addressing mode
A. Elemen Instruksi Mesin
Operation code (Op code), Menspesifikasi operasi yang akan dilakukan. Kode operasi berbentuk kode biner Source Operand reference, Operasi dapat berasal dari lebih satu sumber. Operand adalah input operasi Result Operand reference, Merupakan hasil atau keluaran operasi Next Instruction Reference, Elemen ini menginformasikan CPU posisi instruksi berikutnya yang  harus diambil dan dieksekusi
B. MnemonicKode operasi (opcode) direpresentasi kan dengan singkatan – singkatan, yang disebut mnemonic. Mnemonic mengindikasikan suatu operasi bagi CPU.
Contoh mnemonic adalah :
ADD = penambahan
SUB = substract (pengurangan)
LOAD = muatkan data ke memori
Setiap opcode simbolik memiliki representasi biner yang tetap dan programer dapat menetapkan lokasi masing – masing operand.
Operand dari Operation1. Memori ke memori.
Dalam hal ini data berasal dan kembali ke memori, dan tahap operasi secara umum adalah :
a. Ambil nilai operand dari memori
b. Eksekusi operasi yang diperlukan
c. Kembalikan hasilnya ke memori
2. Memori ke register.
Yaitu memindah nilai dari data kememori ke register. Satu nilai data berasal dari memori dan satu lagi dari register. Hasil eksekusi dikembalikan ke memori atau ke register dimana operand berasal.
3. Register ke register.
Dalam hal ini digunakan sejumlah register untuk menyimpan seluruh nilai data yang akan digunakan dalam komputasi. Data harus diambil dari memori oleh sederet instruksi sebelum komputasi dimulai. Setelah komputasi dilakukan maka hasilnya dikembalikan lagi dengan register (Sekolah)

Daftar Pustaka

Astuti, V. A. (2015, January 12). Retrieved January 20, 2017, from http://veniapriliaa.blogspot.co.id/2015/01/index-sequential-search-index-adalah.html
Haryanto, A. T. (2013). Sistem Komputer. Jakarta: Politeknik Negeri Media Kreatif.
Ramadhan, F. (2015, Mei 7). MAKALAH MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN SET INSTRUKSI. Retrieved January 20, 2016, from http://fuadramadhan12.blogspot.co.id/2015/05/makalah-mode-dan-format-pengalamatan.html
Sekolah, T. (n.d.). MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN. Retrieved January 20, 2017, from MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN: http://tugasekol.blogspot.com/2016/01/mode-dan-format-pengalamatan_14.html

Astuti, V. A. (2015, January 12). Retrieved January 20, 2017, from http://veniapriliaa.blogspot.co.id/2015/01/index-sequential-search-index-adalah.html
Haryanto, A. T. (2013). Sistem Komputer. Jakarta: Politeknik Negeri Media Kreatif.
Ramadhan, F. (2015, Mei 7). MAKALAH MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN SET INSTRUKSI. Retrieved January 20, 2016, from http://fuadramadhan12.blogspot.co.id/2015/05/makalah-mode-dan-format-pengalamatan.html
Sekolah, T. (n.d.). MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN. Retrieved January 20, 2017, from MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN: http://tugasekol.blogspot.com/2016/01/mode-dan-format-pengalamatan_14.html


Profil
Nama  : yessica Amanda octafianti
Sekolah : Smk islam 1 blitar

Motto : penddikan tidak menjamin kitab sukses dihari esok . namun tanpa pendidikan pun kita bukan apa apa 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar